Banyak Minum Air Sebum Muncul Tanda Awal Dehidrasi

By | 19 Juni 2017

Banyak Minum Air Sebum Muncul Tanda Awal Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, sehingga keseimbangan gula-garam tubuh terganggu dan tubuh tidak dapat menjalankan fungsi normalnya.

Kandungan air di dalam tubuh manusia yang sehat adalah sebanyak lebih dari 60 persen total berat badan. Kandungan air pada kadar yang ideal di dalam tubuh berfungsi untuk membantu kerja sistem pencernaan, mengeluarkan kotoran dan racun dari dalam tubuh, sebagai pelumas dan bantalan untuk persendian, melembapkan jaringan-jaringan pada telinga, tenggorokan, dan juga hidung, media transportasi nutrisi untuk sel-sel tubuh dan menjaga kulit tetap sehat.

Tak perlu menunggu haus untuk minum, sebab haus hanya salah satu tanda Anda membutuhkan cairan. Ada beberapa tanda alami lain yang menunjukkan bahwa tubuh sedang mengalami dehidrasi. Berikut ini di antaranya:

  • Urine berwarna gelap

Dehidrasi membuat urine atau air seni yang dikeluarkan tubuh menjadi gelap warnanya. Biasanya adalah kuning tua dan jumlahnya sedikit. Itu adalah tanda bahwa konsentrasi kotoran yang menumpuk di kandung kemih makin banyak, sedang air yang dipakai untuk membuangnya kurang.

  • Sembelit

Sulit buang air besar atau sembelit terjadi karena kotoran menumpuk dalam usus, sementara kandungan zat cair kurang. Air membantu pergerakan usus besar untuk membawa keluar kotoran yang dihasilkan tubuh, jadi bila kurang cairan maka terjadi sembelit.

  • Pusing/sakit kepala

Tiba-tiba mengalami sakit kepala adalah salah satu tanda kekurangan cairan tubuh. Saat dehidrasi tak hanya air yang menyusut, namun juga mineral dan garam seperti sodium dan potasium. Hasilnya adalah penurunan volume darah yang mengalir ke seluruh tubuh, termasuk ke organ otak. Juga menyebabkan pasokan oksigen yang dibutuhkan otak untuk bekerja kurang. Itu yang memicu sakit kepala.

Karena tubuh kita lebih banyak mengandung cairan, tak usah menunggu haus untuk minum air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *